MENGASIHI DENGAN MENGAMPUNI
“Sekarang kita harus gimana?” Suara di ujung telepon terdengar sangat lirih dan putus asa. Itu adalah suara Mamak yang menelpon aku. Mungkin sekitar 6 tahun yang lalu, saat aku masih tercatat sebagai mahasiswa tingkat 2 di Universitas Sumatera Utara. Beliau menangis dan aku hanya bisa diam serta ikut menangis pula, aku bahkan tidak tau harus […]
MENGASIHI DENGAN MENGAMPUNI Read More »
